Struktur

Senin, 15 Agustus 2011

MANAJEMEN PERAWATAN & PERBAIKAN

1. a. Apa tujuan utama dari kegiatan perawatan ? Jelaskan !
b. Apa yang dimaksud dengan manajemen perawatan kapal ? Jelaskan !
Jawab :
a. Tujuan laksanakannya manajemenperawatan adalah : untuk menghasilkan suatu alat pengelola yang lebih baik dalam peningkatan keselamatan para awak kapal dan peralatannya.
b. manajemen perawatan kapal adalah suatu cara pengaturan perawatan kapal sehingga dapat menghasilkan suatu alat pengolola yang lebih baik dalam meningkatkan keselamatan para awak kapal dan peralatannya.
2. Dalam rangka perawatan kita mengenal dan melaksanakan :
- Tanggung jawab perawatan
- Organisasi
- Program kerja dan pengaturannya
- Pendanaan dan pembukuan
Jelaskan pengertian masing-masing komponen tersebut diatas dalam kerangka program perawatan tersebut.
Jawab :
- Tanggung jawab perawatan adalah kewajiban mengenai jangka waktu perawatan yang akan dilakukan secara poriodik, mengenai hal-hal yang akan dikerjakan.
- Organisasi adalah struktur atau bagian-bagian dari suatu pembagian tugas dan tanggung jawab dalam suatu pekerjaan penggalangan.
- Program kerja dan pengaturannya adalahsalah satu bentuk kegiatan yang dilakukan guna memberikan pedoman arahan untuk kerja yang akan dilakukan sehingga kerja-kerja yang akan dikerjakan dapat dilakukan dengan terarah.
- Pendanaan dan pembukuan adalah salah satu bentuk kegiatan dari struktur ekonomi mengenai perhitungan biaya-biaya dan sekaligus pencatatan/pelaporan atas biaya-biaya yang telah dikeluarkan.
3. Pada saat kapal masuk ke galangan ada pihak-pihak utama yang terlibat dalam pelaksanaannya. Subutkan pihak-pihak tersebut !
Jawab :
Pihak-pihak utama yang terlibat dalam pelaksanaan penggalangan kapal adalah general manager (direktur utama ) dimana membawahi :
- Bagian teknik =disain perencanaan dan operasional
- Bagian ekonomi = mengumpulkan sewa unsur biaya.
- Bagian pegawaian = penyediaan tenaga kerja dan static.
4. Bila pekerjaan yang akan dilaksanakan galangan kapal telah diseleksi dengan teliti, maka tiba waktunya menulis spesifikasi dan hal-hal apa saja yang terjadi bila pembuatan spesifikasi tidak baik (bagi pemilik kapal dan galangan).
Jawab :
Hal-hal yang terjadi bila pembuatan spesifikasi tidak baik (bagi pemilik kapal dan galangan) adalah ;
- Spesifikasi merupakan dasar kontrak perbaikan kapal antara pemilik kapal dngan golongan yang meliputi baik waktu maupun harga.
- Hal-hal yang terjadi jika pembuatan spesifikasi tidak baik akan menyebabkan keterlambatan waktu dan pembahasan biaya-biaya a;
a. Bagi pemilik kapal akan menimbulkan biaya yang lebih tinggi dari perkiraan semula dan waktu akan lebih lama digalangan.
b. Bagi galangan akan mengakibatkan pembatalan pekerjaan-pekerjaan lain yang telah disetujui, merubah jadwal pembangunan kapal baru.
5. Organisasi perawatan merupakan tanggung jawab manajer armada dan nakhoda / KKM. Terangkan tugas-tugas manajer armada dan nakhoda !
Jawab :
Tugas manajer armada adalah :
- Memelihara agar kapal layak laut, anak buah kapal lengkap dan diperlengkapi serta siap berlayar dilaut dan menerima muatan.
- Menyediakan anggaran belanja untuk pemeliharaan dan perawatan.
Tugas Nakhoda adalah ;
- Menjamin kelaik lautan kapal
- Menjaga muatan kapal
- Menjamin bahwa perawatan yang tepat telah dilaksanakan sesuai dengan rencana dan anggaran belanja.

DTPK 03-04



































MANAJEMEN PERAWATAN & PERBAIKAN
1. Tuliskan penjelasan tentang pengaruh perawatan kapal oleh perusahaan apabila :
a. Perusahaan tidak melaksanakan perencanaan untuk perawatan kapal-kapalmya (No Planning Policy).
b. Perusahaan memakai biaya dari optimum cost untuk maintenance system kapal-kapalnya.
c. Perusahaan memakai perencanaan yang berlebihan (Excees Planning) untuk perawatan kapal-kapalnya.
Jawab :
a. Perusahaan tidak melaksanakan perencanaan untuk perawatan kapal-kapalmya (No Planning Policy) adalah
- Tidak tercapai pegoperasian kapal yang teratur serta peningkatan keselamatan awak kapal dan peralatannya akan sangat mempegaruhi system administrasi pada perusahaan tersebut.
- Akan menyulitkan para perwira kapal dalam hal merencanakan dan menata kegiatan dengan baik
- Pekerjaan tidak dapat dilaksanakan secara sistematis dan ekonomis
- Tidak dapat menjamin kesinambungan pekerjaan perawatan
b. Perusahaan memakai biaya dari optimum cost untuk maintenance system kapal-kapalnya adalah : biaya yang digunakan dapat mengalami kekurangan karena bukan dari biaya anggaran tetap dalam perusahaan.
c. Perusahaan memakai perencanaan yang berlebihan (Excees Planning) untuk perawatan kapal-kapalnya adalah :
- Perusahaan dapat mengalami kerugian yang tidak terduga dari perencanaan yang berlebihan,
- Pekerjaan kapal tidak akan terlaksana dengan sempurna.
2. Tuliskan dan jelaskan langkah-langkah upayah apakah untuk meminimumkan biaya perawatan dan perbaikan kapal sehingga kapal-kapal perusahaan dapat terbebas dari off hire condition !
Jawab :
Langkah-langkah untuk mminimumkan biaya perawatan dan perbaikan kapal adalah :
- Semua pengeluaran yang telah dilakukan oleh kapal dalam proses pengedokan harus dilaporkan kepada manajer armada
- Biaya harus dikontrol secara priodik
- Sebaiknya menggunakan anggaran likwiditas anggaran ini harus mencerminkan waktu yang tepat bila biaya-biaya disetujui dan bukan pada waktu biaya dibayarkan.
- Mendata dengan teliti segala kebutuhan pada saat melakukan perawatan dan perbaikan / pengedokan mengeluarkan biaya sesuai dengan persetujuan pimpinan perusahaan.
- Membuat tanda terima atau laporan pengeluaran sesuai dengan kenyataan yang menyangkut segala pengeluaran selama perawatan.
3. Tuliskan langkah-langkah utama sesuai urutannya yang dilaksanakan dalam rangka pengedokkan kapal sesuai peraturan yang ada, mulai dari langkah perencanaannya sampai dengan proses trial dan kalibrasi kompas kapal !
Jawab :
Langkah-langkah utama yang dilaksanakan dalam rangka pengedokkan kapal adalah :
a. Persiapan oleh perusahaan pelayaran
- Catatan tertulis spesifikasi terakhir dalam program perbaikan dan galangan kekapal
- Pengawas dating kekapal sebelum docking
- Pengangkutan suku cadang, peralatan cat dan sebagainya kekapal.
- Mendatangkan tenaga-tenaga khusus.
b. Persiapan diatas kapal
- Pembagian tugas yang akan dilaksanakan oleh para perwira yang bertanggung jawab untuk melaksanakan pekerjaan
- Merencanakan kegiatan dikapal selama docking termasuk penjagaan yang perlu.
- Mempersiapkan daftar sertifikat yang akan diperbaharui
- Mempersiapkan/memperhatikan pekerjaan-pekerjaan yang akan dibatalkan
- Peralatan dan perlengkapan khusus harus diperatikan dan diuji
- Suku cadang harus tersedia atau sudah dipasang
- Gambar-gambar dan instruksi kerja harus tersedia
- Memberikan tanda untuk ssetiap komponen yang dimana pekerjaan akan dilaksanakan
- Membersihkan dan membebaskan dari gas dan membongkar jika perlu.
4. Tuliskan dan jelaskan tentang perawatan kapal yang memakai system perawatan “Home Doctor” system ! berikan tanggapan saudara atas system ini !
Jawab :
Perawatan kapal yang memakai system perawatan “Home Doctor” system adalah suatu system perawatan dimana perawatan dan perbaikan mesin dan perawatan kapal yang dilakukan oleh tehnition dari darat jadi perawatan ini sangatlah tidak terlalu efesien dan memakan banyak biaya oleh perusahaan pelayaran jika dilakukan pada semua pemeliharaan dan perawatan sebaiknya system ini digunakan jika dikapal pihak kapal sudah tidak mampu melaksanakan perbaikan tersebut atau pekerjaan perbaikan diperuntukan untuk peralatan dan permesinan khusus yang diharuskan diperiksa dan diperbaiki oleh seorang teknisi darat.

DTPK 03 – 04



















MANAJEMEN PERAWATAN & PERBAIKAN

1. Sebelum kapal tiba diperairan galangan (Shipyard) untuk melaksanakan perbaikan perlu ditempuh langkah-langkah persiapan.
Sebutkan persiapan-persiapan yang perlu dilaksanakan baik diatas kapal maupun di galangan sebelum kapal tiba digalangan !
Jawab :
• Persiapan-persiapan yang perlu dilaksanakan baik diatas kapal maupun digalangan sebelum kapal tiba digalangan adalah :
- Pembagian tugas yang akan dilaksanakan oleh para perwira yang bertanggung jawab untuk pelaksanaan pekerjaan tersebut.
- Merencanakan kegiatan dikapal selama kapal docking termasuk penjagaan yang perlu.
- Membuat rencana cuti untuk anak buah kapal agar menjaga tidak mengerti perwira yang bertanggung jawab.
- Mempersiapkan daftar sertifikat yang akan diperpanjang atau diperbaharu.
- Memperhatikan pekerjaan-pekerjaan yang akan dibatalkan.
- Peralatan dan perlengkapan khusus harus diperhatikan dan diuji.
- Suku cadang harus tersedia atau sudah dipesan.
- Gambar-gambar dan instruksi kerja harus tersedia.
- Memberikan tanda, untuk setiap komponen dan dimana pekerjaan akan dilaksanakan.
- Membersihkan, membebaskan dari gas dan membongkar jika perlu.
- Menyimpan peralatan atau barang berharga pada tempat-tempat yang terkunci.
- Mempersiapkan tangki-tangki serta mengisinya dengan bahan bakar, minyak diesel, air tawar dan sebagainya untuk dibawah oleh kapal.
• Sebelum kapal tiba digelangan sebagai berikut : diadakan rapat diatas kapal antara pemilik atau wakil pemilik galangan dan wakil pemilik kapal, merupakan suatu permulaan yang baik untuk suatu perencanaan. Dengan cara demikian kesulitan atau keraguan-keraguan yang berkaitan dengan sertifikat dapat diselesaikan, sehingga dapat mengenal satu dengan yang lainya kemudian fotho-fotho dapat diambil dan mendiskusikan rencana untuk memulai dan melaksanakan proyek tersebut.
2. Gambarkan sketsa dari piramida informasi dalam tugas sebagaimana diterapkan pada fungsi manajemen armada !
Jawab :
















3. Kebocoran pada katup buang ataupun katup masuk yang terdapat pada motor diesel 4 tak kemungkinan dapat terjadi. Bagaimana saudara dapat mengetahuinya dan langkah apa saja yang saudara lakukan untuk memperbaikinya ?
Jawab :
• Kebocoran pada katup buang/isap yang terdapat pada mesin diesel 4 tak dapat diketahui melalui :
- Melihat dari ruang katup terdapat arang dari hasil pembakaran bahan bakar tersebut ini disebabkan karena pada saat kompressi pembakaran bahan bakar masuk keruang katup isap.
- Putaran mesin tidak bisa normal dikarnakan adanya kebocoran kompressi pada saat posisi piston kompressi akhir.
• Langkah yang diambiluntuk memperbaikinya adalah :
- Cylinder head yang kebocoran katup buang /masuk tersebut diangkat atau dilepas dari mesin.
- Katup buang dan katup masuk dilepas kemudian kerak-kerak yng menempel pada cylinder head dan katup buang /masuk dibersihkan
- Kemudian katup buang/masuk di skir dengan menggunakan ambril setelah diperkirakan sudah rata /rapat betul.
- Selanjutnya katup buang/masuk dipasang kembali ke cylinder head setelah terpasang rapih, katup buang/masuk ditest untuk mengetahui kebocoran tersebut. Setelah pengetesan dianggap baik,
- Selanjutnya cylinder head dipasang kembali kemesin.
4. Jelaskan penerapan fungsi manajemen “Planning” dalam tugas dikamar mesin !
Jawab :
Fungsi manajemen “Planning” dalam tugas dikamar mesin adalah mengkeordinis berbagai kegiatan dan sumber daya dikamarmesin untuk mencapai suatu tujuan tertentu.
5. Dalam Struktur Organisasi Manajemen Perawatan, fungsi manajemen antara lain disebutkan peran dan keterlibatan pejabat-pejabat Struktural terkait. Jelaskan organisasi perawatan kapal yang yang terkait dan tanggung jawabnya masing-masing !
Jawab :
Aspek organisasi perawatan yang berkaitan dengan tanggung jawab adalah :
• Maneger Armada adalah :
- Bertanggung jawab untuk memelihara agar kapal layak laut, dan kelengkapan awak kapal, serta siap berlayar dilaut atau menerima muatan.
- Dia juga menguraikan anggaran belnja untuk pemeliharaan dan perawatan serta harus bekerja sama dengan manajemen kapal missal : Nakhoda dan kepala-kepala bagian.
• Nakhoda adalah : bertanggung jawab untuk menjamin kelayak lautan kapal, menjaga muatan dikapal dan menjamin bahwa perawatan yang dapat dilaksanakan sesuai dengan rencana dan anggaran belanja.

DTPK 03-04




MANAJEMEN PERAWATAN & PERAWATAN

1. Apa tujuan dari dilaksanakannya manajemen perawatan di kapal.
Jawab :
Tujuan laksanakannya manajemenperawatan adalah : untuk menghasilkan suatu alat pengelola yang lebih baik dalam peningkatan keselamatan para awak kapal dan peralatannya.
2. Hal-hal apa saja pada saat pemeriksaan mingguan dikapal berkaitan dengan keselamatan, kesehatan dan lindungan lingkungan.
Jawab :
Hal-hal yang dilakukan pada saat pemeriksaan mingguan yang berkaitan dengan :
• Yang berkaitan dengan keselamatan adalah :
- Latihan sekoci penolong
- Latihn pemadam kebakaran
- Man over boad
• Yang berkaitan dengan kesehatan adalah :
- Kebersihan dapur
- Kebersihan ruang gang room
• Yang berkaitan dengan lindungan lingkungan adalah :
- Pembakaran sampah dengan menggunakan Incinerator
- Pemgetesan Oil Water Separator (OWS)
3. Apa persamaan dan perbedaan dari system perawatan Preventif dan Korektif.
Jawab :
Persamaan dari system perawatan Preventif dan Korektif adalah : tetap sama-sama merawat dan memantau kondisi mesin sebelum terjadi kerusakan.
Perbedaan dari system perawatan Preventif dan Korektif adalah :
- Kalau system perawatan Preventif yaitu : perawatan yang jarak ditentukan oleh waktu kelender atau waktu operasi, tetapi menurut pemantauan langsung terhadap kondisi mesin dan perlengkapannya.
- Sedangkan system Korektif yaitu : untuk menemukan kembali informsi tentang kondisi dan perkembangannya sebelum terjadi kerusakan.
4. Pada instalasi mesin penggerak utama yang menggunakan turbin uap, maka sangat diutamakan sekali perawatan terhadap air ketel. Sebutkan jenis pengujian pada air ketel dan air kondensatnya.
Jawab :
Jenis pengujian pada air ketel dan air kondensor adalah ;
5. Berdasarkan dengan ke”laik-laut”an sebuah kapal harus dilakukan pemeriksaan oleh badan yang berwenang. Sebutkan macam-macam survey yang diwajibkan dan sebutkan badan-badan survey yang diakui dunia.
Jawab :
• Macam-macam survey yang diwajibkan yaitu :
- Survey tahunan
- Survey sewaktu-waktu, jika terjadi kecelakaan atau kandas atau ada perubahan nama kapal.
- Survey permulaan pada waktu kapal selesai dibangun atau pada waktu pembelian.
• Badan-badan survey yang diakui dunia yaitu :
- Lloyd Register of Shipping yang berpusat di London (LR).
- Germanisher Lloyd, di Hamburg (GL).
- Det Nerske Veritas, di Oslo (NV).
- Bureau Veritas, di Paris (BV).
- American Bureau Of Shipping, di New York (AB).
- Registro Italiano Navale, di Roma (Ri).
- The Register of United Sovyet Socialist Republic di Moskwa.
- Nippon Taikoku Kaiji Kyokai, di Tokyo (NK).
- Registro Argontino, di Buines Aires (RA).

DPKP 2002 – 140102 – 95



























































MANAJEMEN PERAWATAN & PERBAIKAN
1. Dalam Struktur Organisasi Perawatan, fungsi Manajemen antara lain disebutkan peran dan keterlibatan dari pejabat-pejabat Struktur terkait jelaskan aspek organisasi perawatan kapal yang terkait dan bertanggung jawabnya masing-masing.
Jawab :
Aspek organisasi perawatan yang berkaitan dengan tanggung jawab adalah :
• Maneger Armada adalah :
- Bertanggung jawab untuk memelihara agar kapal layak laut, dan kelengkapan awak kapal, serta siap berlayar dilaut atau menerima muatan.
- Dia juga menguraikan anggaran belnja untuk pemeliharaan dan perawatan serta harus bekerja sama dengan manajemen kapal missal : Nakhoda dan kepala-kepala bagian.
• Nakhoda adalah : bertanggung jawab untuk menjamin kelayak lautan kapal, menjaga muatan dikapal dan menjamin bahwa perawatan yang dapat dilaksanakan sesuai dengan rencana dan anggaran belanja.
2. Mutu (kualitas) suatu perawatan cukup menentukan atas kebersihan perawatan tersebut, sehingga akan mempengaruhi terhadap kelancaran operasional kapal saat kapal dioperasikan untuk salah satu sarana angkutan laut yang dipilih. Uraikan kegiatan-kegiatan terhadap kemampuan (performance) kapal akibat perawatan-perawatan yang buruk dari segi kualitasnya.
Jawab :
Kegiatann-kegiatann terhadap kemampuan kapal untuk perawatan-perawatan yang buruk dari segi kwalitas, sebagai berikut :
- Waktu operasi yang menurun (Down Time).
- Lamanya waktu operasi yang menurun dan akan bergantung atas tersedianya suku cadang dan jasa penunjang.
3. Sebelum kapal tiba di perairan galangan (shipyard) untuk melaksanakan perbaikan perlu ditempuh langkah-langkah persiapan. Sebutkan persiapan-persiapan yang perlu dilaksanakan baik diatas kapal maupun digelangan sebelum kapal tiba digalangan.
Jawab :
• Persiapan-persiapan yang perlu dilaksanakan baik diatas kapal maupun digalangan sebelum kapal tiba digalangan adalah :
- Pembagian tugas yang akan dilaksanakan oleh para perwira yang bertanggung jawab untuk pelaksanaan pekerjaan tersebut.
- Merencanakan kegiatan dikapal selama kapal docking termasuk penjagaan yang perlu.
- Membuat rencana cuti untuk anak buah kapal agar menjaga tidak mengerti perwira yang bertanggung jawab.
- Mempersiapkan daftar sertifikat yang akan diperpanjang atau diperbaharu.
- Memperhatikan pekerjaan-pekerjaan yang akan dibatalkan.
- Peralatan dan perlengkapan khusus harus diperhatikan dan diuji.
- Suku cadang harus tersedia atau sudah dipesan.
- Gambar-gambar dan instruksi kerja harus tersedia.
- Memberikan tanda, untuk setiap komponen dan dimana pekerjaan akan dilaksanakan.
- Membersihkan, membebaskan dari gas dan membongkar jika perlu.
- Menyimpan peralatan atau barang berharga pada tempat-tempat yang terkunci.
- Mempersiapkan tangki-tangki serta mengisinya dengan bahan bakar, minyak diesel, air tawar dan sebagainya untuk dibawah oleh kapal.
• Sebelum kapal tiba digelangan sebagai berikut : diadakan rapat diatas kapal antara pemilik atau wakil pemilik galangan dan wakil pemilik kapal, merupakan suatu permulaan yang baik untuk suatu perencanaan. Dengan cara demikian kesulitan atau keraguan-keraguan yang berkaitan dengan sertifikat dapat diselesaikan, sehingga dapat mengenal satu dengan yang lainya kemudian fotho-fotho dapat diambil dan mendiskusikan rencana untuk memulai dan melaksanakan proyek tersebut.
4. Sebutkan pengawasan suku cadang (spare parts) dalam hal penyimpanannya, penggunaannya dan pelaporannya untuk memenuhi tertib administrasi material.
Jawab :
Pengawasan suku cadang (spare parts) dalam hal penyimpanan adalah :
- Tempat penyimpanan harus dapat dilihat secara keseluruhan dengan baik.
- Mudah untuk menyimpannya atau pengambilannya.
- Setiap pengambilan suku cadang harus dicatat di form penggunaan suku cadang.
- Setiap suku cadang yang baru atau suku cadang pemakaian yang diganti harus dilaporkan kepada Cief Engineer guna untuk disampaikan kepada Office untuk administrasi material.
DPKP 2001 – 011101 – 95






































MANAJEMEN PERAWATAN & PERBAIKAN MESIN

1. Terangkan tentang prinsip dasar pekerjaan pemeliharaan dan apa tujuan utama dari kegiatan pemeliharaan dan penjelasannya gunakan contoh-contoh !
Jawab :
Prinsip dasar pekerjaan pemeliharaan adalah :
- Kontrol berkala dari peralatan dan mesin-mesin untuk mendukung ketidak patahan pada saat mesin beoperasi atau memperkecil penyusutan
- Menjaga kondisi pabrik atau mengatasi atau mereparasi dimana dapat diminimalkan ongkosnya.
Tujuan utama dari kegiatan pemeliharaan adalah : utnuk menghasilkan suatu alat pengolela yang lebih baik dalam peningkatan keselamatan para awak kapal dan peralatannya.
contoh-contohnya adalah :
2. Jelaskan bagai mana saudara mengetahui suatu injector (pengabut) bahan bakar minyak kurang bekerja dengan baik dan upaya perbaikan yang harus dilakukan !
Jawab :
Saya mengetahui suatu injector bahan bakar minyak kurang bekerja dengan baik karena :
• Dengan melihat dari asap mesin :
- Asap putih
- Asap putih kebiru-biruan
- Asap hitam
• Dapat didegar dari suara mesin disaat mesin dalam keadaan hidup :
- Suara mesin pincang atau bergetar
Upaya perbaikan yang dilakukan adalah :
- Injector dilepas dari Cylinder head
- Nozzle dilepas atau dibuka dari rumahnya dan dibersihkan
- Jarum nozzle dan ruangannya dibersihkan dengan menggunakan kimia khusus setelah dianggap bersih.
- Nozzle dipasang kembali kemudian diadakan pengetesan dengan menggunakan injection pressure. Setelah tekanan dan pengabut yang diinginkan atau setelah didapatkan menurut ketentuan tekanan injector sesuai manual book kemudian injector dipasang kembali ke cylinder head.
3. Kebocoran pada katup buang ataupun katup masuk yang terdapat pada motor diesel 4 tak kemungkinan dapat terjadi. Bagaimana saudara dapat mengetahuinya dan langkah apa saja yang saudara lakukan untuk memperbaikinya !
Jawab :
• Kebocoran pada katup buang/isap yang terdapat pada mesin diesel 4 tak dapat diketahui melalui :
- Melihat dari ruang katup terdapat arang dari hasil pembakaran bahan bakar tersebut ini disebabkan karena pada saat kompressi pembakaran bahan bakar masuk keruang katup isap.
- Putaran mesin tidak bisa normal dikarnakan adanya kebocoran kompressi pada saat posisi piston kompressi akhir.
• Langkah yang diambiluntuk memperbaikinya adalah :
- Cylinder head yang kebocoran katup buang /masuk tersebut diangkat atau dilepas dari mesin.
- Katup buang dan katup masuk dilepas kemudian kerak-kerak yng menempel pada cylinder head dan katup buang /masuk dibersihkan
- Kemudian katup buang/masuk di skir dengan menggunakan ambril setelah diperkirakan sudah rata /rapat betul.
- Selanjutnya katup buang/masuk dipasang kembali ke cylinder head setelah terpasang rapih, katup buang/masuk ditest untuk mengetahui kebocoran tersebut. Setelah pengetesan dianggap baik,
- Selanjutnya cylinder head dipasang kembali kemesin.
4. Apakah yang dimaksud dengan system kelompok SFI umum ? Jelaskan secara singkat !
Jawab :
Yang dimaksud dengan system kelompok SFI umum adalah : Suatu system penomoran kode kearsifikasi dalam membuat anggaran belanja dan perhitungan biaya operasi kapal, serta instruksi-instruksi yang diberikan apa yang harus dilakukan pada waktu perawatan dan perbaikan demikian juga suku cadang mana yang akan dipasang serta lporan teknik dan ekonomi dapat diberi kode menurut system yang ada.
5. Sebutkan pengertian dalam defenisi-defenisi berikut ini :
a. Pemeliharaan Normal.
b. Pemeliharaan tidak Normal.
c. Pemeliharaan Preventif
d. Pemeliharaan Korektif
e. Pemeliharaan dengan Syarat
Jawab :
a. Pemeliharaan Normal adalah :
b. Pemeliharaan tidak Normal.adalah :
c. Pemeliharaan Preventif adalah : perawatan yang tidak ditentukan oleh waktu kelender atau waktu operasi melainkan menurut pemantau langsung terhadap kondisi dan perlengkapan.
d. Pemeliharaan Korektif adalah : yang secara sadar membuat suatu pilihan membiarkan adanya kerusakan atau mendekati kerusakan dengan dasar pertimbangan evaluasi biaya.
e. Pemeliharaan dengan Syarat adalah :


DPKP 2001 – 080801 – 95




















MANAJEMEN PERAWATAN & PERBAIKAN

1. Apa yang dimaksud dengan system perawatan terancana serta jelaskan terhadap keuntungan dan kerugiannya.
Jawab :
Yang dimaksud dengan system perwatan terancana adalah :
- Untuk memperkecil kerusakan dan beban kerja dari suatu pekerjaan perawatan diperlukan.
- Untuk memperoleh pengeperasian kapal yang teratur serta meningkatkan keselamatan awak kapal dan peraturannya.
- Untuk membantu perwira kapal dalam hal merencanakan dan menta kegiatan yang lebih baik yang berarti meningkatkan kemampuan kapal, dan membantu mereka untuk mencapai sasaran yang telah ditentukan oleh manager operasi.
- Untuk memperhatikan jenis-jenis pekerjaan yang paling mahal dan waktu operasi yang paling penting, sehingga system dapat dilaksanakan secara teliti dan dikembangkan dalam rangka pengurangan biaya.
- Untuk melaksanakan pekerjaan secara sistimatis dan ekonomis.
- Untuk menjamin kesinambungan pekerjaan perawatan, sehingga para perwira mengetahui apa yang sudah dikerjakan dan apa yang belum dikerjakan.
- Untuk memberi informasi yang diperlukan bagi keperluaan pendidikan dan latihan.
- Untuk menjaga fleksibilitas sehingga dapat dilaksanakan dikapal meskipun organisasi dan awaknya berbeda.
- Untuk mendapatkan informasi umpan balik yang akurat bagi kantor pusat dalam meningkatkan pelayanan, perncangan kapal dan sebagainya.
- Untuk pasilitas kearsipan (gambar-gambar, intruksi material, dan sebagainya).
- Untuk pasilitas pemberian lebel (suku cadang dan sebagainya).
- Untuk perencanaan pasilitas perawatan dan perbaikan.
2. Jelskan perbedaan dari manajemen perawatan dan perbaikan atas :
- Manajemen Perawatan dan Perbaikan Pencegahan
- Manajemen Perawatan dan Perbaikan Korektif
- Manajemen Perawatan dan Perbaikan Predeksi
Jawab :
- Manajemen Perawatan dan Perbaikan Pencegahan adalah
- Manajemen Perawatan dan Perbaikan Korektif adalah untuk berbagai mesin yang kurang penting tidak akan terpengaruh oleh perencanaan dan biayanya akan tetap konstan.
- Manajemen Perawatan dan Perbaikan Predeksi
3. Dasar Manajemen Perawatan dan Perbaikan bertumpu pada perencanaan, Pelaksanaan, Pencatatan atau Pelaporan dan Analisa Kesimpulan. Jelaskan pedapat saudara mengeni pengertian dari masing-masing sesuai dasar Manajemen termaksud.
Jawab :
Pengertian sesuai dasar manajemen termaksud yaitu adanya saling ketergantungan antara perawatan berencana dan perawatan insidentil, dan juga perlunya untuk mempertimbangkan antara biaya perawatan terhadap kesiapan dan keselamatan kapal.
4. Dalam usaha mengoptimalkan kerja permesinan dikapal dikenal adanya pola pemeriksaan. Sebutkan ada berapa macam pola pemeriksaan menurut aturan Biro Klasifikasi dan jelaskan seperlunya.
Jawab :
Macam-macam pola pemeriksaan biro Klasifikasi adalah :
• Pemeriksaan secara luas yaitu : membuka semua mesin, missal pemeriksaan :
- Crank Shaft
- Cylinder Head
- Piston dan Ring Piston
- Liner
- Valve, dan seterusnya.
• Pemeriksaan/Zest berjalan yaitu cukup mensurvey sejumlah kopomen bila system pemeliharan telah disetujui oleh biro klasifikasi.
Maka : Survey umum tahunan dapat dikurangi menjadi :
- Survey umum kamar mesin.
- Pengujian fungsi-fungsi yang penting (survey EO yang disesuaikan).
- Pengecekan prosedure laporan dalam system perawatan berencana.

DPKP 2002 – 220702 – 95


















































MANJEMEN PERAWATAN

I. Pililah salah satu jawaban yang paling tepat dengan cara melukiskan huruf (a), (b), (c), atau (d), pada lembaran jawaban saudara.
1. Tugas Nakhoda dalam manajemen perawatan adalah :
a. Mampu menjamin kelaik lautan kapal
b. Menjaga muatan dan menjamin perawatan sesuai dengan rencana dan anggapan belanja
c. Berhak menolak perintah perusahaan
d. Semua benar
Jawab :
b. Menjaga muatan dan menjamin perawatan sesuai dengan rencana dan anggapan belanja
2. Prinsip dasar dalam pekerjaan pemeliharaan adalah :
a. Perencanaan, pelaksanaan pekerjaan, pelaporan, analisis.
b. Pelaksanaan, pencatatan, analisis, pelaporan
c. Pemakaian, pelaksanaan, pelaporan, analisis
d. Semua benar.
Jawab :
a. Perencanaan, pelaksanaan pekerjaan, pelaporan, analisis
3. Tujuan perawatan terjadwal adalah :
a. Mengurangi downtime/pengoperasian
b. Mencegah terulangnya kerusakan
c. Menghemat running cost
d. Semua benar
Jawab :
d. Semua benar
4. Pemeliharaan dengan syarat, mengandung arti bahwa catatan kondisi peralatan adalah alat - alat yang lebih baik untuk memperkirakan diperlukannya pembetulan kegiatan, contoh dari teknik pemeliharaan dengan syarat adalah :
a. Pemeriksaan visual
b. Ultrasonic test
c. Vibration Analysis
d. Semua benar
Jawab :

5. Survey periodic badan kapal dan permesinan membutuhkan surveyor dari biro klasifikasi untuk jangka waktu :
a. Setiap tahun
b. Setiap 2 tahun atau 3 tahun
c. Setiap 3 tahun atau 4 tahun
d. Setiap 4 tahun atau 5 tahun
Jawab :
d. Setiap 4 tahun atau 5 tahun
6. Pada pemantauan kondisi alat penukar panas kerusakan biasa disebabkan oleh :
a. Kebocoran media
b. Terjadinya endapan pada permukaan alat
c. Terjadinya akumulasi gas
d. Semuanya benar
Jawab :
a. Kebocoran media
7. Bagian utama dari system menggunakan filling kabinet meliputi beberapa bagian, kecuali :
a. Bermacam-macam kartu data teknik, kartu pemakaian dan persediaan, kartu pesanan peneriman
b. Laporan perawatan/perbaikan
c. Lebel untuk menandai suku cadang
d. Catatan pengeluaran gudang
Jawab :
c. Lebel untuk menandai suku cadang
8. System percernaan perawatan moderen meliputi beberapa unsure, kecuali :
a. Perencanaan pengoperasian
b. Alokasi waktu pekerjaan
c. System pengendalian persediaan
d. Informasi dan instalasi
Jawab :
d. Informasi dan instalasi
9. Phihak-pihak utama yang terlibat dalam perencanaan perbaikan kapal sebagai berikut, kecuali :
a. Perusahaan pelayaran
b. Kapal
c. Galangan
d. kontraktor
Jawab :
b. Kapal
10. Penawaran yang diserahkan harus berisi catatan berikut, kecuali :
a. Harga setiap jenis pekerjaan
b. Harga pekerjaan perorangan waktu biasa
c. Harga perorangan perjam waktu lembur
d. Komsumsi dan akomodasi pekerjaan
Jawab :
d. Komsumsi dan akomodasi pekerjaan
II. Tulislah huruf “ B” pada lembaran jawaban bila pernyataan dibawah ini saudara anggap benar, dan tulis huruf “S” bila saudara anggap salah.
1. Perawatan insidentil artinya kita membiarkan mesin bekerja sampai rusak.
Jawab : B
2. Survey setiap 2 tahun dalam periodical survey antara lain ialah propeller shaft yang tidak memakai liner pelindung.
Jawab : B
3. Kemampuan fungsional suatu komponen dapat dinyatakan dengan cara sederhana, dapat diukur, dimensi fisik, seperti kuantitas yang dihasilkan oleh suatu pompa.
Jawab : B
4. Para pemilik kapal menrapkan system RAST sebagai suatu system penomoran kode klasifikasi.
Jawab : B
5. Jumlah maksimum adalah jumlah suku cadang yang selalu dalam stock untuk menjaga hal-hal yang mungkin terjadi diluar dugaan.
Jawab : S
6. Catatan perawatan dan perbaikan adalah salah satu dari bagian utama dari system menggunakan folder.
Jawab : S
7. Spesifikasi merupakan dasar kontrak perbaikan kapal antara pemilik kapal dengan galangan yang meliputi baik waktu maupun harga.
Jawab : B
8. Pelayanan umum yang biasa dibutuhkan dalam perbaikan digalangan ialah ABK diasuransikan.
Jawab : S
9. Bila memilih suatu galangan harus diperhatikan pertimbangan mengeni lokasi yang berdekatan dengan kegiatan kapal, pegalaman galangan, harga, tersedianya suku cadang, peraturan bea cukai dan lain-lain.
Jawab : B
10. Ketel Bantu yang berusia lebih dari 8 tahun diperiksa setiap 2 tahun.
Jawab : S
III. Lengkapi pertanyaan-pertanyaan dibawah ini dengan jawaban yang tepat !
1. Penghematan biaya bahan bakar didapat dari perawatan instalasi meliputi mesin induk, mesin-mesin Bantu dan badan kapal, serta pengoperasian yang lain. Jelaskan tindakan apa yang perlu diambil untuk mewujudkan hal tersebut !
Jawab :
Tindakan-tindakan yang perlu diambil adalah :
- Mesin-mesin harus di stel dan dirawat dengan baik guna mendapatkan putaran yang maksimal, jagan sampai kehilangan normal.
- Pada baling-baling (propeller) harus mempunyai permukaan yang halus agar supaya Picth Propeller tetap normal ini harus tetap dipertahankan.
- Kekerasan badan kapal terutama dilunas garis air dapat menghmbat kecepatan kapal oleh sebab itu pengecetan badan kapal harus dikerjakan oleh tenaga kerja yang terampil pada saat pengecetan ulang harus dilakukan pembersihan lebih dahulu dengan semprotan pasir (sand blasting) untuk menghindari terjadinya karat dan tritip.
- Kehlusan badan kapal terutama dibawah garis air harus tetp dijaga atau dipertahankan.

0 komentar:

Posting Komentar

Twitter Delicious Facebook Digg Stumbleupon Favorites More